8 Ciri Kucing Rabies, Hati-Hati Jangan Sampai Tertular !

Ciri-Ciri Kucing Rabies

Beberapa hari terakhir sosial media dipenuhi oleh video ataupun pemberitaan mengenai orang yang terkena penyakit rabies, tak pelak hal ini menimbulkan kekhawatiran tersendiri bagi kita yang melihatnya, terlebih kita yang sehari-hari sering berinteraksi ataupun disekitar kita banyak hewan liar berbulu yang berkeliaran. Apalagi jika kita memiliki kucing sebagai hewan peliharaan.

Banyak orang beranggapan bahwa penyakit rebies hanya ditularkan oleh anjing yang terkena rabies, padahal sebenarnya hewan lain juga bisa menularkan penyakit rabies ini termasuk dalam hal ini kucing. Tentu tidak semua kucing bisa menularkan penyakit rabies ini karena hanya kucing yang terinfeksi virus rabieslah yang bisa menularkannya. Lalu bagaimana sebenarnya ciri-ciri kucing yang terinfeksi virus rabies?


Rabies merupakan penyakit menular akut yang disebebkan oleh Lyssavirus yang menyerang otak dan sistem saraf pusat manusia. Rabies merupakan salah satu penyakit zoonosis, yakni penyakit yang menular dari hewan ke manusia. Virus rabies menular melalui air liur, gigitan, cakaran dan jilatan pada kulit yang luka oleh hewan yang terinfeksi virus rabies.

Di Indonesia sendiri rabies dikenal dengan sebutan penyakit “anjing gila” karena biasanya orang yang terkena penyakit rabies ini terjadi setelah mereka digigit anjing liar. Namun faktanya bukan hanya anjing saja yang bisa menyebarkan virus rabies ini, hewan lainpun bisa. Hewan yang berisiko tinggi menularkan penyakit rabies pada umumnya adalah hewan liar ataupun hewan peliharaan yang tidak mendapatkan vaksin rabies. Dalam hal ini hewan utama sebagai penyebab penyebaran virus rabies adalah anjing, kelelawar, kera, dan kucing. Tentu hal ini patut menjadi perhatian terutama bagi mereka yang memelihara anjing dan kucing ataupun hidup berdampingan dengan mereka.

Sebagai salah satu peliharaan favorit yang dipelihara banyak orang kucing menjadi salah satu hewan yang mendapat perhatian khusus terkait masalah rabies ini terlebih lagi kucing liar banyak berkeliaran disekitar kita, oleh karena itu penting bagi kita untuk mengetahui bagaimana ciri-ciri kucing yang terinfeksi virus rabies agar kita terhindar dari penyakit membahayakan ini.


8 Ciri Kucing Rabies


1)    Kucing Demam

Ciri kucing yang terkena rabies yang pertama adalah mengalami demam. Demam merupakan gejala tahap pertama ketika kucing terinfeksi virus rabies, tahap ini disebut tahap prodromal. Kondisi demam pada kucing rabies biasanya berlangsung selama satu atau dua hari, ini lebih sebentar jika dibandingkan dengan kondisi prodromal pada anjing, selain itu jumlah lonjakan demam yang dialami kucing juga biasanya lebih sering daripada anjing. Jika kucing Anda atau kucing disekitar Anda mengalami demam selama satu atau dua hari terlebih kucing tersebut belum diberi vaksin rabies maka Anda patut wasapada.


2)    Perilaku Berubah

Ciri kucing yang terkena rabies yang kedua adalah adanya perubahan perilaku. Ciri yang kedua ini mungkin bisa Anda lihat dengan mudah jika Anda sudah mengenal perilaku kucing peliharaan Anda. Kucing yang terinfeksi rabies biasanya mengalami perubahan perilaku yang cukup ekstrim dan mendadak. Misalnya kucing yang tadinya pendiam bisa menjadi sangat agresif dan bersemangat, ataupun kucing yang tadinya bersemangat tiba-tiba bisa menjadi sangat lemas dan menyendiri. Jika seekor kucing sudah mulai menunjukkan gejala seperti ini maka hal ini perlu diwaspadai.


3)    Kucing Menjadi Pica

Ciri kucing terkena rabies yang ke tiga adalah kucing tersebut menjadi pica. Pica dalam hal ini adalah gangguan yang ditandai dengan hewan yang menggigit, mengunyah, dan bahkan menelan hal-hal yang tidak dapat dimakan, seperti misalnya kayu, plastik, karton, kain dan apapun itu yang mereka temukan dihadapannya. Pica merupakan gejala umum yang ditunjukan oleh seekor kucing yang terkena virus rabies. Jika Anda melihat kucing dengan gejala seperti ini harap untuk berhati-hati.


4)    Air Liur Berlebihan

Ciri yang ke empat dari kucing yang terkena rabies adalah mereka mengeluarkan air liur yang berlebihan. Mungkin ini adalah ciri yang paling banyak diilustrasikan oleh banyak media dimana hewan rabies digambarkan mengeluarkan air liur dan busa dimulutnya sehingga tampak menyeramkan. Hal ini bukan tanpa alasan karena memang begitulah ciri-ciri hewan yang terkena rabies termasuk juga kucing.

Kucing yang terinfeksi virus rabies biasanya cenderung banyak mengeluarkan air liur dari mulutnya dan terkadang berbuih atau berbusa. Hal ini terjadi akibat kelumpuhan yang terjadi pada otot-otot rahang dan tenggorokan akibat kerusakan saraf dan otak kucing. Karena ciri ini adalah ciri paling terlihat maka segera lakukan tindakan apabila menemukan kucing dengan ciri seperti ini.


5)    Takut Pada Air

Ciri kucing rabies selanjutnya adalah kucing tersebut mengalami hydrophobia atau takut pada air. Kucing pada dasarnya memang takut pada air, namun ketakutan kucing rabies pada air berada pada level yang lebih parah. Kucing rabies menjadi sangat sensitif terhadap benda cair, mereka akan gelisah, bersikap agresif, dan berusaha keras untuk menghindar, hal ini dipicu oleh rasa sakit yang dialami oleh kucing tersebut.


6)    Gangguan Saraf (Kejang)

Ciri kucing rabies yang ke enam adalah mengalami gangguan saraf. Seperti yang sudah disinggung diawal bahwa rabies merupakan virus yang menyerang otak dan sistem saraf, oleh karena itu kucing yang sudah terinfeksi biasanya akan mengalami kejang, tremor, dan ganguan keseimbangan.

Selain itu gangguan otak juga menyebabkan kucing yang terkena rabies tidak dapat mengenali menusia sekitarnya bahkan pemiliknya sendiri sehingga perilakunya tidak dapat terkontrol dan mungkin bisa menjadi agresif seperti menggigit ataupun mencakar siapapun yang ada disekitarnya.


7)    Suara Kucing Berubah

Ciri kucing rabies yang ke tujuh adalah adanya perubahan suara. Virus rabies dapat menyerang sistem saraf kucing, termasuk saraf yang menontrol otot tenggorokan yang memproduksi suara sehingga kucing yang terkena rabies biasanya akan mengalami perubahan suara ataupun bisa jadi kesulitan untuk mengeluarkan suara. Suara kucing tersebut akan berbeda seperti biasanya, seperti menjadi serak, lemah, dan tidak normal seperti pada umumnya suara kucing.


8)    Kucing Lumpuh

Ciri kucing yang terkena rabies yang ke delapan atau yang terakhir adalah kucing mengalami kelumpuhan. Pada tingkat yang sudah parah kucing yang terkena virus rabies biasanya akan mengalami kelumpuhan. Hal ini terjadi karena virus rabies sudah menyerang saraf pada otot-otot kaki kucing sehingga kucing tidak mampu lagi berjalan ataupun sekedar berdiri dan mengontrol kaki-kaki mereka.

 

Itulah 8 ciri kucing yang terkena rabies. Karena penyakit rabies ini sangat berbahaya bagi hewan maupun manusia semoga artikel ini bisa menjadi penambah wawasan Anda tentang penyakit ini dan membuat Anda serta orang-orang disekitar menjadi lebih waspada.

 

Posting Komentar untuk "8 Ciri Kucing Rabies, Hati-Hati Jangan Sampai Tertular !"