Begini Seluk Beluk Terkait dengan Interaksi Sosial yang Sesungguhnya

Begini Seluk Beluk Terkait Dengan Interaksi Sosial Yang Sesungguhnya

Kamu sering ngobrol dengan teman, guru atau mungkin orang lain? Lantas, apa yang Kamu bicarakan? Pelajaran, pengalaman atau mungkin curhatan? Nah, yang demikian inilah kemudian dikenal dengan namanya interaksi sosial. Bagaimana? Masih bingung dengan istilah tersebut? Berikut penjelasan lebih detail dari gambaran tersebut di atas.

Lalu, apa itu interaksi sosial yang sesungguhnya?

Perlu Kamu ketahui, bahwa istilah yang tersebut di atas memiliki makna hubungan yang timbal balik antara pihak individu dengan individu, individu dengan kelompok atau bahkan kelompok dengan kelompok. Di dalam proses tersebut ada tindakan saling mempengaruhi dengan penggunaan bahasa ataupun symbol. Jadi, secara sederhana, interaksi sosial ini akan membahasa cara bagaimana Kamu bisa berinteraksi dengan pihak lain dalam suatu hubungan kemasyarakatan.

Pengertian akan interaksi sosial tersebut pada hakikatnya sejalan dengan yang namanya pendapat dari pihak Shaw yang mengungkapkan jika hubungan sosial tersebut merujuk pada pertukurang pribadi yang nantinya akan menimbulkan pengaruh antara satu dengan lainnya. pemahaman yang demikian ini ternyata juga sejalan dengan apa yang diungkapkan oleh Thibut dan juga Kelley.

Dalam hal ini, baik Thibut serta Kelley menyebutkan bahwa interaksi sosial terjadi pada saat individu mencoba untuk mempengaruhi individu lainnya yang di dalamnya terdapat interaksi atau komunikasi. Bahkan, dalam interaksi tersebut akan berpeluang atas perubahan pada individu yang bersangkutan atau yang telibat dalam interaksi.

Sedangkan menurut Gillin, interaksi sosial digambarkan dengan adanya sebuah hubungan sosial yang sangat dinamis dimana di dalamnya terdapat hubungan antar individu ataupun kelompok. Hubungan tersebut akan tercipta mengingat pada dasarnya, manusia tidak akan pernah bisa hidup tanpa bantuan dari orang lain.

Syarat apa saja untuk memenuhi terjadinya proses interaksi sosial tersebut?

Ada berbagai syarat yang bisa dijadikan sebagai pedoman dalam mewujudkan proses interaksi sosial. Beberapa syarat yang perlu Kamu ketahui diantaranya adalah komunikasi sekaligus juga kontak sosial.

Selanjutnya, kontak sosial itu sendiri ditandai dengan adanya pertemuan dua orang pihak ataupun lebih melalui fisik tanpa ataupun dengan adanya alat. Untuk kontak sosial itu sendiri bisa ditanggapi dengan adanya kontak sosial positif ataupun kontak sosial negative. Sedangkan berdasarkan jumlah pelaku, kontak sosial terbagi antara individu, kelompok dan juga individu serta kelompok. Berdasar sifatnya, kontak sosial itu sendiri terbagi menjadi kontak sosial primer dan sekunder.

Untuk syarat kedua dalam interaksi sosial adalah komunikasi yang merupakan penyampaian pesan kepada seseorang sehingga pesan tersebut pada akhirnya bisa dipahami dan diterima. Syarat terjadinya komunikasi itu sendiri diantaranya adalah adanya pengirim atau sender, pihak penerima atau receiver, pesan atau message dan adanya feedback atau umpan balik. Jika semua itu terpenuhi, maka akan ada komunikasi verbal ataupun non-verbal.

Ini Ciri-ciri dari Interaksi Sosial yang Perlu Diketahui

Disebutkan bahwa proses komunikasi antara individu ataupun kelompok tersebut pada hakikatnya juga ditandai dengan adanya berbagai perihal. Berikut ini beberapa ciri dari interaksi sosial yang perlu Kamu semuanya ketahui.
1.    Melibatkan dua orang ataupun lebih
2.    Adanya tujuan yang mendasari dibangunnya sebuah interaksi
3.    Hubungan timbal balik antara penerima dan juga pengirim pesan

Begini Seluk Beluk Terkait dengan Interaksi Sosial yang Sesungguhnya

Ragam Bentuk dari Interaksi Sosial yang Perlu Diketahui

Setelah anda mengetahui adanya berbagai ciri-ciri dari interaksi sosial, kini saatnya anda mencoba untuk tahu terkait dengan ragam bentuk dari proses interaksi tersebut. Berikut ini beberapa bentuk interaksi yang perlu anda ketahui.

1.    Interaksi Sosial Assosiatif
Untuk jenis interaksi yang satu ini nantinya akan menghasilkan yang namanya hubungan positif antara kedua belah pihak. Berikut ini beberapa jenis dari interaksi tersebut yang perlu Kamu semua ketahui.
a)    Kerjasama merupakan wujud dari usaha bersama yang dilakukan oleh individu ataupun kelompok dalam mencapai tujuan bersama.
b)    Akomodasi adalah usaha yang dilakukan oleh seseorang guna menyatukan pihak yang bertikai demi mendapatkan suatu solusi tanpa adanya pertikaian.
c)    Asimilasi merupakan penggabungan antara dua kebudayaan ataupun lebih yang kemudian setiap individu akan merasakan satu kebudayaan tersebut.
d)    Akulturasi adalah penggabungan dua kebudayaan yang kemudian budaya asli dari kelompok tersebut masih tetap ada.

2.    Interaksi Sosial Dissosiatif
Merupakan jenis interaksi yang dihasilkan atas adanya hubungan negative yang berakhir dengan permasalahan pertikaian. Berikut ini beberapa jenis hubungan dissosiatif yang perlu Kamu ketahui.
a)    Oposisi terjadi jika seseorang menyerang orang lain dengan menyalahkan sesuatu yang sudah lama. Dalam hal ini, orang tersebut dikenal dengan sebutan oposan.
b)    Kompetisi merupakan usaha yang dilakukan oleh seseorang dalam mendapatkan suatu prestasi dengan menentukan yang terbaik melalui sebuah persaingan.
c)    Kontravensi adalah hubungan yang di dalamnya seseorang berada di tengah-tengah antara kompetisi dan juga oposisi sehingga individu tersebut akan mengalami yang namanya kebimbangan sekaligus ketidakyakinan.

Contoh Interaksi Sosial Apa Saja?

Ada berbagai contoh interaksi sosial yang bisa diambil dan salah satunya adalah masyarakat yang sedang melakukan pemilihan ketua RT ataupun RW. Selain itu, tindakan tawar menawar antara seorang penjual dan juga pembeli sekaligus tawuran yang sering kali dilakukan oleh para supporter sepak bola yang masuk dalam jenis interaksi negative.

Jadi, kini Kamu sudah tahu bukan tentang apa itu interaksi sosial yang sebenarnya? Dikatakan bahwa istilah tersebut sangat berkaitan dengan hubungan antar individu ataupun kelompok yang di dalamnya ada sebuah komunikasi. Selanjutnya, interaksi tersebut juga timbul sebagai bentuk atas setiap orang yang tidak bisa hidup tanpa bantuan orang lain.

Penulis: Kazou Media.

0 komentar

Posting Komentar