Pelaku Kegiatan Konsumsi

Pelaku Kegiatan Konsumsi

Manusia melakukan kegiatan konsumsi bertujuan untuk memenuhi kebutuhannya. Kegiatan yang dilakukan oleh seseorang tergantung dari tujuan masing-masing individu. Kegiatan tersebut dilakukan karena kebutuhan manusia semakin bertambah dan dihadapkan pada alat pemenuhan kebutuhan yang jumlahnya terbatas.

Kegiatan ekonomi dalam hal produksi dilakukan oleh produsen dalam rangka menghasilkan barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Sementara distribusi adalah kegiatan menyalurkan barang atau jasa yang telah dihasilkan oleh produsen tersebut ke tangan konsumen. Dan konsumen merupakan sebagai pemakai barang hasil produksi tersebut.

{|CATATAN| Untuk memproduksi suatu barang/jasa dibutuhkan 4 faktor produksi. Baca lebih lanjut dalam artikel berikut: 4 Macam Faktor Produksi}

Dari ketiga pelaku kegiatan ekonomi yakni: produsen, distributor, dan konsumen tersebut saling ketergantungan satu sama lain. Tidak mungkin jika hanya ada produsen saja tanpa ada konsumen. Begitu pula konsumen tidak akan mendapatkan barang yang dibutuhkannya tanpa adanya distributor.

{|CATATAN| Taukah kamu bahwa terdapat 3 sistem distribusi, apa saja itu? Silahkan kunjungi artikel berikut: 3 Macam Sistem Distribusi}

Lebih lanjut ternyata barang yang dibutuhkan manusia sesuai dengan tingkatan usianya cenderung berbeda-beda. Tidak usah jauh, kebutuhan dalam satu keluarga saja berbeda–beda sesuai dengan keinginan dari masing-masing anggotanya. Barang yang digunakan masing-masing anggota keluarga tidaklah akan sama.

Konsumsi adalah setiap kegiatan memakai, menggunakan ataupun menghabiskan kegunaan setiap barang baik itu secara berangsur-angsur maupun secara sekaligus habis. Dalam hal ini barang yang digunakan secara berangsur-angsur antara lain buku, tas, baju, mobil, motor, sepeda. Sementara barang yang digunakan dengan langsung habis contohnya, makanan dan minuman.

{|CATATAN| Setiap barang memiliki perbedaan nilai guna, apa itu nilai guna? Baca lebih lanjut dalam artikel berikut: Perbedaan Nilai Guna Barang}

Setiap manusia menggunakan barang maupun jasa untuk memenuhi kebutuhan demi menjaga kelangsungan hidupnya. Berbanding lurus dengan kemajuan peradaban manusia kebutuhan manusia semakin hari semakin bertambah dan beraneka ragam. Oleh karana itu manusia selalu bekerja untuk memperoleh penghasilan. Semakin besar penghasilan seseorang maka akan semakin besar pula pengeluarannya.

Pelaku Kegiatan Konsumsi

Lalu siapa saja yang melakukan kegiatan konsumsi? Dalam ilmu ekonomi pelaku kegiatan konsumsi bisa dikelompokkan menjadi 3, antara lain yaitu: rumah tangga keluarga, rumah tangga perusahaan dan rumah tangga negara.

Kegiatan ekonomi dilakukan oleh rumah tangga keluarga, rumah tangga perusahaan, dan rumah tangga negara. Kegiatan konsumsi yang dilakukan oleh setiap rumah tangga ini berbeda-beda baik itu dilihat dari jumlahnya maupun ragamnya.

{|CATATAN| Jika anda belum mengetahui apa itu kegiatan ekonomi, silahkan baca artikel berikut: Pengertian Kegiatan Ekonomi, Tujuan, dan Jenis Kegiatan Ekonomi}

1)   Kegiatan Ekonomi Rumah Tangga Keluarga

Rumah tangga keluarga terdiri dari ayah, ibu, dan anak-anaknya. Keluarga merupakan sekelompok orang yang dipersatukan oleh pertalian pernikahan dan darah. Keluarga merupakan sekumpulan orang yang tinggal di dalam satu rumah sebagai unit terkecil di dalam sebuah masyarakat.

Keluarga adalah kelompok yang sering melakukan kegiatan konsumsi. Setiap anggota keluarga memiliki kebutuhan yang berbeda-beda baik itu dilihat dari jumlah ataupun dari ragamnya. Contoh kebutuhan anggota keluarga diantaranya makanan dan pakaian, sedangkan kebutuhan keluarga misalnya rumah, listrik, telepon, dan sebagainya.

Tingkat konsumsi suatu keluarga bisa berbeda dengan keluarga lainnya. Perbedaan ini terjadi lantaran dipengaruhi bebarapa faktor, seperti pendapatan, gaya hidup, jumlah anggota kelurga, latar belakang pendidikan, dan lingkungan tempat tinggal. Setiap rumah tangga berupaya sedemikian rupa memenuhi kebutuhan keluarga.

Dalam hal ini setiap rumah tangga ada baiknya selalu menyelaraskan antara tingkat pendapatan dengan tingkat pengeluarannya. Rumah tangga keluarga sebaiknya membuat sebuah perencanaan pengeluaran dengan menyusun anggaran pendapatan dan belanja keluarga agar nantinya tidak terjadi kekurangan pembiayaan.

2)   Kegiatan Ekonomi Rumah Tangga Perusahaan

Perusahaan adalah tempat berlangsungnya proses produksi. Saat hendak memproduksi barang, perusahaan membutuhkan bahan baku, tenaga kerja, dan modal. Ketika perusahaan ingin menghasilkan barang ataupun jasa maka perusahaan akan menentukan bahan baku, mesin, dan jasa tenaga kerja apa yang akan dipakai.

Perusahaan dalam hal ini bukan hanya sekedar melakukan kegiatan produksi saja akan tetapi juga melakukan kegiatan konsumsi dimana perusahaan menggunakan bahan baku, tenaga kerja dan modal dalam proses produksinya.

Dalam melakukan kegiatan produksi, perusahaan harus dapat menekan pengeluaran biaya produksi. Jika biaya produksi bisa diperkecil maka biaya yang dikeluarkan untuk menghasilkan barang ataupun jasa tersebut akan rendah sehingga akan berakibat pada harga barang yang nantinya menjadi murah. Jika perusahaan tidak mampu menurunkan biaya produksi maka kemungkinan harga barang akan menjadi mahal.

Perusahaan bisa menekan biaya produksi dengan cara membeli ataupun menggunakan bahan baku yang murah tetapi berkualitas, menggunakan tenaga kerja yang terampil, atau bisa juga menggunakan teknologi yang tinggi sehingga bisa menghasilkan barang dalam jumlah yang banyak dengan kualitas yang baik.

3)   Kegiatan Ekonomi Negara

Pada hakikatnya Negara sama dengan perusahaan, Negara bertindak sebagai produsen sekaligus juga sebagai konsumen. Tujuan konsumsi negara berbeda dengan rumah tangga keluarga maupun rumah tangga perusahaan. Konsumsi negara dalam hal ini bertujuan untuk memenuhi ataupun melayani kebutuhan masyarakat.

Biaya yang dipergunakan untuk konsumsi negara berasal dari masyarakat itu sendiri (pajak dll). Negara setiap akhir tahun akan membuat rancangan anggaran dan belanja negara yang nantinya harus disetujui terlebih dahulu oleh DPR. Hal ini dilaksanakan agar pengeluaran pemerintah bisa sesuai dengan kebutuhan-kebutuhan masyarakat.


Sumber referensi:
http://www.materibelajar.id/2016/07/kegiatan-konsumsi-dalam-ekonomi.html
http://www.ilmuekonomi.net/2015/11/pengertian-contoh-kegiatan-konsumsi-rumah-tangga-pemerintah-perusahaan-dan-keluarga.html

0 komentar

Posting Komentar