Ketahui Beberapa Hal Penting Tentang Interaksi Sosial

Ketahui Beberapa Hal Penting Tentang Interaksi Sosial

Sejak dulu, interaksi sosial menjadi salah satu hal yang penting di dalam kehidupan manusia. Sebagai makhluk sosial, manusia pun saling membutuhkan antara satu dengan yang lain, sehingga apa yang menjadi kebutuhan hidup mereka pun bisa dipenuhi.


Adanya interaksi sosial di dalam kehidupan manusia pun bisa menjadi sebagai salah satu kegiatan yang membangun komunikasi. Dengan demikian, apa yang menjadi maksud dan tujuan seseorang pun bisa tersampaikan, sehingga orang lain pun bisa memahaminya.

Ketahui Dulu Pengertian Interaksi Sosial

Interaksi sosial merupakan sebuah proses saling memengaruhi tindakan kelompok maupun individu melalui bahasa dan sejumlah simbol. Hal ini juga membahas bagaimana seseorang melakukan interaksi di dalam kehidupan sosial serta masyarakatnya. Dengan demikian, sudah jelas bahwa hal seperti ini melibatkan lebih dari satu orang pelaku.

Kita bisa membayangkan, jika seseorang melakukan interaksi dengan orang lain melalui bahasa. Maka, suatu informasi pun akan tersampaikan, sehingga terjadi komunikasi dua arah. Hal ini juga terjadi pada interaksi yang melibatkan simbol tertentu seperti gerakan tubuh atau isyarat. Dengan begitu, juga ada komunikasi yang terjadi akibat penyampaian informasi ini.

{|CATATAN| Kami sarankan Anda juga membaca 2 artikel berikut:

Ketahui Beberapa Hal Penting Tentang Interaksi Sosial

Apa Saja Syarat Terjadinya Suatu Interaksi Sosial?

Suatu interaksi sosial bisa terjadi jika memenuhi beberapa syarat. Jika seseorang tak memenuhi beberapa syarat ini, maka interaksi sosial pun tak akan terjadi. Oleh karena itu, kita perlu mengetahui apa saja yang termasuk syaratnya, sehingga bisa mengetahui apakah interaksi sosial bisa terjadi atau tidak. Berikut ini beberapa syarat tersebut.

1.   Kontak Sosial

Syarat tersebut merupakan adanya kontak sosial serta komunikasi. Kontak sosial adalah pertemuan 2 pihak atau lebih secara fisik, baik dengan maupun tanpa alat. Kontak sosial sendiri memiliki beragam bentuk yang didasari tindakan atau tanggapan, jumlah pelaku, dan sifatnya.

a)   Kontak Sosial Berdasarkan Tindakan atau Tanggapan
Jika kita melihat dari kontak sosial berdasarkan tanggapan, maka terbagi menjadi 2, yaitu kontak sosial positif serta negatif. Kontak sosial positif mengacu pada kerjasama. Sementara itu, kontak sosial negatif merujuk pada terjadinya pertentangan.

b)   Kontak Sosial Berdasarkan Jumlah Pelaku
Jika kita melihat dari segi jumlah pelaku, maka kontak sosial rerbagi menjadi 3, yaitu kontak antar individu, kelompok, dan antara kelompok dengan individu.

c)   Kontak Sosial Berdasarkan Sifatnya
Berdasarkan sifatnya, kontak sosial terbagi menjadi 2, yaitu premier dan sekunder. Kontak sosial primer terjadi pada saat bertatap muka atau secara langsung. Sementara itu, kontak sosial sekunder terjadi dengan melibatkan pihak ketiga atau menggunakan media.

2.   Komunikasi

Di dalam suatu interaksi sosial, komunikasi menjadi salah satu hal yang sangat penting. Dengan adanya komunikasi, maka seseorang bisa menyampaikan apa yang menjadi maksudnya dan orang lain pun menanggapinya.

Komunikasi sendiri adalah proses penyampaian pesan pada seseorang, sehingga pesan tersebut bisa diterima dan dipahami. Ada pun beberapa syarat terjadinya lomunikasi seperti berikut ini.

a)   Ada Pengirim atau Sender
Di dalam sebuah komunikasi, keberadaan pengirim pesan atau sender sangat penting. Pengirim atau sender merupakan pihak yang mengirim pesan kepada pihak lain.

b)   Ada Penerima atau Receiver
Receiver atau penerima merupakan suatu pihak yang menerima pesan dari pihak lain. Dengan demikian, informasi atau pesan dari seseorang bisa diterima dan dipahami.

c)   Ada Pesan atau Message
Pesan atau message merupakan maksud atau isi yang akan disampaikan dari tiap pihak ke yang lainnya. Dengan adanya pesan, maka informasi dari satu pihak ke yang lain bisa tersampaikan.

d)   Ada Umpan Balik atau Feedback
Feedback atau umpan balik adalah tanggapan dari pihak penerima pesan. Jika seseorang menyampaikan pesan kepada orang lain namun tak ada tanggapan, maka hal ini tak bisa disebut dengan interaksi sosial.

Selain beberapa syarat terjadinya komunikasi, ternyata komponen ini juga terbagi menjadi dua. Dengan demikian, kita pun bisa mengetahui apa saja jenis komunikasi yang bisa dilakukan untuk membentuk terjadinya interaksi sosial. Berikut ini adalah kedua jenis komunikasi yang bisa dilakukan.

a)   Komunikasi Lisan atau Verbal
Komunikasi lisan atau verbal adalah komunikasi yang digunakan dengan melibatkan kata-kata atau verbal yang bisa dimengerti oleh kedua belah pihak. Misalnya seperti pada saat kita berbicara langsung dengan orang lain atau melalui telepon.

b)   Komunikasi isyarat atau non verbal
Komunikasi isyarat atau non verbal adalah komunikasi yang menggunakan gerakan badan, menunjukkan sikap tertentu, atau bahasa isyarat. Contohnya seperti ketika kita menggelangkan kepala, maka hal ini menjadi tanda bahwa kita tidak setuju.

3.   Ciri-ciri Interaksi Sosial

Di dalam sebuah interaksi sosial, ternyata ada beberapa ciri penting yang bisa kita ketahui. Ciri-ciri ini terbagi menjadi 4, seperti di bawah ini.
a)    Pelaku interaksi sosial terdiri dari 2 orang atau lebih, karena melibatkan pengirim dan penerima pesan.
b)    Ada tujuan yang akan dicapai. Maksudnya, ada pesan yang akan disampaikan dan memiliki tujuan tertentu.
c)    Ada dimensi waktu yang hendak menentukan sikap aksi pada saat terjadi komunikasi.
d)    Ada pola khusus, yaitu hubungan timbal balik antara pengirim dan penerima pesan.

4.   Sumber Interaksi Sosial

Ada 2 sumber yang dimiliki oleh interaksi sosial. Kedua sumber tersebut seperti berikut ini.
a)    Penampilan fisik yang meliputi postur tubuh, warna kulit, usia, dan pakaian.
b)    Pola pikir yang mencakup pokok pikiran pengirim dan penerimanya.

Beberapa hal penting tentang interaksi sosial seperti di atas sudah kita tahu. Dengan begitu, kita pun bisa mengetahui apa saja hal penting yang berhubungan dengan topik ini.

Penulis: Kazou Media.

0 komentar

Posting Komentar