Masa Perkembangan Kehidupan di Bumi

Masa Perkembangan Kehidupan di Bumi

Bumi adalah planet ke tiga dari urutan tata surya. Bumi menjadi tempat tinggal manusia karena suhu serta kenampakan alam yang bisa menjadi tempat kehidupan. Tanda-tanda kehidupan di bumi tampak saat beberapa hewan muncul namun masih berwujud bersel satu. Kemudian lama-kelamaan tumbuh menjadi hewan yang kompleks di berbagai jenis hewan. Hewan dinosaurus merupakan yang paling terkenal dan itu menunjukkan perkembangan kehidupan di Bumi.

Dalam kehidupan Kita seolah-olah merasa ini adalah kehidupan yang tiada duanya. Namun jika Kita memutar waktu ternyata kehidupan telah mengalami perkembangan hingga seperti saat ini. Perkembangan kehidupan di Bumi terbagi menjadi empat masa. Di mana setiap masa mempunyai keunikan dan tanda-tanda kehidupan yang berbeda.

Masa-masa Kehidupan di Bumi

Mari kita memutar waktu sebentar dan melihat perkembangan kehidupan di Bumi dari masa ke masa. Masa apa saja itu?

1.   Masa Arkeozoikum

Masa perkembangan kehidupan di Bumi ini terlihat sangat lama karena itu di sebut sebagai kehidupan purba. Masa ini mulai terbentuknya atmosfer, hidrosfer dan kehidupan yang primitif di berbagai samudra. Kehidupan yang primitif ini ditandai dengan adanya hewan bersel satu atau mikroorganisme bakteri dan ganggang tertua.

2.   Masa Paleozoikum

Masa ini terjadi sekitar 290 hingga 600 juta tahun yang lalu. Dalam masa perkembangan kehidupan di Bumi ini terbagi lagi menjadi beberapa zaman. Berikut ini zaman-zaman itu:

a)    Zaman Kambrium
Pada zaman ini ditandai dengan munculnya hewan invertebrata atau hewan tidak bertulang belakang dengan adanya cangkang dan kerangka luar yang menutupi tubuh tidak bertulangnya. Hewan tersebut seperti siput, koral, moluska dan lain sebagainya.

b)    Zaman Ordovisium
Pada zaman ini ditandai dengan kemunculan hewan yang tidak mempunyai rahang dan hewan bertulang belakang atau vertebrata. Salah satu hewan yang tidak mempunyai rahang adalah Agnathan. Ia tidak mempunyai perut namun mempunyai usus yang panjang sehingga ia tidak terlalu banyak makan. Ia tinggal di perairan namun ia akan bergerak lambat jika berada diperairan yang dingin.

c)    Zaman Silur
Di zaman ini termasuk zaman peralihan antara laut ke darat. Karena mulai muncul hewan yang hidup di darat dan tumbuhan-tumbuhan daratan lainnya. Banyak hewan vertebrata dan invertebrata memulai kehidupannya.

d)    Zaman Devon
Tumbuhan dan ikan berkembang dengan pesatnya pada zaman ini. keberagaman hewan juga mulai muncul seperti unggan, amfibi, reptil, mamalia, aves, serangga dan hewan tidak bertulang lainnya.

e)    Zaman Karbon Kwali
Hewan-hewan di zaman ini mulai tumbuh dan berkembang dengan pesatnya. Terbukti dengan adanya hewan reptil, serangga, serta hewan lainnya yang berukuran besar. Zaman ini disebut dengan pangea karena benua menyatu sehingga menjadi massa daratan. Pada zaman ini iklim juga sudah bergantung dengan astronomis dan letak geografis.

f)     Zaman Perm
Pada zaman ini muncul jenis tanaman baru seperti pohon pinus, dan cemara.

3.   Masa Maesozoikum

Sekitar tahun 65 hingga 250 juta zaman perkembangan kehidupan di Bumi ini ada. Pada zaman ini juga terbagi lagi menjadi tiga zaman yaitu:

a)    Zaman Trias
Jika pada zaman karbon kwali muncul hewan berukuran besar seperti reptil dan serangga, pada zaman ini juga pertama kalinya hewan berukuran besar muncul. Hewan seperti dinosaurus dengan berbagai jenisnya, kura-kura, dan reptil laut.

b)    Zaman Jura
Di zaman ini hewan dinosaurus tumbuh dan berkembang pesat. Sehingga ia mampu menguasai daratan, udara, hingga perairan. Di zaman ini juga pulau Amerika telah memisahkan dari benua Afrika dan sebagian dari benua Amerika lebih tepatnya pada Amerika Selatan telah memisahkan diri dari Antartika dan Australia.

c)    Zaman Kapur
Pada zaman ini tumbuhan mulai tumbuh dan berkembang dengan berbagai jenis hingga bentuk. Namun pada hewan khususnya hewan besar seperti dinosaurus, reptil, serangga, kura-kura dan hewan besar lainnya mengalami kepunahan hingga semua mati.

4.   Masa Kenozoikum

Masa perkembangan kehidupan di Bumi ini terjadi menjadi menjadi dua zaman yaitu zaman tersier dan zaman kwarter.

a)    Zaman Tersier
Pada zaman tersier terbagi lagi menjadi lima kala yaitu kala palaeosen )ditandai dengan kemunculan berbagi jenis hewan pemakan rerumputan), kala eosen ( ditandai dengan hewan purba atau raksasa yang mengalami kepunahan), kala oligosen (pada kala ini terlihat jika perairan mulai menyempit), kala meosen ( di tandai dengan wilayah daratan yang meluas khususnya padang rumput), dan kala pliosen (di tandai dengan suhu bumi yang lebih dingin karena banyaknya kemunculan tumbuhan di bumi).

Di zaman ini hewan seperti kera namun berukuran besar mulai muncul. Dan ia mengalami persebaran hingga masuk ke Indonesia. Sampai dengan munculnya hewan yaitu gorilla.

b)    Zaman Kwarter
Pada zaman ini terbagi menjadi dua kala yaitu kala pleitosen ( kala ini disebut dengan zaman es karena suhu bumi yang semakin dingin), kala holosen ( pada kala ini suhu bumi mengalami seimbang antara suhu dingin dan panas. Sehingga pada kala ini ditentukan sebagai masa perkembangan manusia modern seperti yang kita alami saat ini).

Pada zaman ini juga mulai muncul manusia prasejarah pertama dengan belum mengenal aksara atau huruf. Ia memanfaatkan alam sekitar sebagai tempat tinggal dan mencari penghidupan. Pada masa manusia prasejarah ini juga terbagi lagi menjadi beberapa masa dan mereka tinggal secara berpindah-pindah tempat. Hingga jenis manusia prasejarah yang terakhir ada dan mulai hidup menetap menjadi sebuah perkumpulan.

Ternyata jika di simak begitu banyak masa perkembangan kehidupan di Bumi ini. mulai dari perkembangan hewan, tumbuhan, manusia dan perubahan suhu dan iklim. Semua perkembangan tersebut membawa bentuk perubahan-perubahan di Bumi.


Penulis: Kazou Media

0 komentar

Posting Komentar