Apa Saja Faktor-Faktor Pembentukan Tanah?

Apa Saja Faktor-Faktor Pembentukan Tanah?


Tanah yang kita injak setiap harinya tidak bisa dipungkiri pasti memiliki faktor atau penyebab bagaimana terbentuknya. Pembentukan tanah tersebut dipelajari di beberapa ilmu pengetahuan salah satunya adalah Geografi. Sebagai salah satu unsur bumi yang memegang pernan yang sangat penting bagi kehidupan manusia, tidak salah jika faktor pembentukan tanah menjadi suatu hal yang penting dan menarik untuk dibahas.

Faktor pembentukan tanah tidak hanya terdiri dari satu faktor saja melainkan ada beberapa faktor yang setiap faktor tersebut saling terkait hingga menjadi penyebab utama bagaimana terbentuknya tanah yang kita lihat dan injak setiap harinya. Dan bagi Anda yang belum mengetahui apa saja faktor tersebut maka berikut ulasan lengkapnya untuk Anda.

Definisi Tanah

Sebelum membahas lebih jauh mengenai faktor pembentukan tanah, maka agaknya Anda terlebih dahulu harus mengetahui lebih lanjut mengenai tanah tersebut. Jadi, tanah bisa diartikan sebagai lapisan terluar permukaan bumi yang secara fungsi berperan sebagai tempat tumbuh dan berkembangnya perakaran tumbuhan dan bisa menyuplai kebutuhan air dan juga udara.

Secara kimiawi, tanah berfungsi sebagai tempat penyuplai hara dan nutrisi senyawa organi dan anorganik sederhana, sementara itu secara biologi berperan sebagai tempat habitat biota atau organisme. Selain itu, tanah juga berfungsi secara integral untuk menunjang produktivitas tanah, untuk menghasilkan biomass dan juga produksi tanaman pangan, tanaman obat, serta industri perkebunan.

Kemudian, selain faktor pembentukan tanah, tanah sendiri juga bisa dibedakan menjadi beberapa jenis berdasarkan usia tanahnya, yaitu tanah muda, tanah dewasa, dan tanah tua :
a)    Tanah muda : tanah muda merupakan tanah yang memiliki perbedaan kandungan bahan mineral dan juga organik yang masih tampak jelas.
b)    Tanah dewasa : tanah dewasa merupakan hasil dari perkembangan tanah muda dimana pada tingkat ini tanah akan membentuk horizon B dalam susunan dekomposisi tanah.
c)    Tanah tua : tanah ini merupakan tanah yang sudah mengalami perubahan dalam jangka waktu yang panjang. 

Beberapa Faktor-Faktor Pembentukan Tanah

Tanah seperti setiap unsur lain dari bumi memiliki faktor pembentukan tanah tersendiri. Setidaknya ada 5 faktor pembentukan tanah. Dan berikut ini merupakan faktor-faktor tersebut :

1.    Organisme

Faktor pembentukan tanah yang pertama adalah organisme. Organisme bisa berupa vegetasi dan jasad renik menjadi faktor yang membentuk tanah karena memberikan pengaruh cukup besar terhadap pembentukan tanah. Organisme bisa membantuk proses pelapukan, organisme bisa membantu pembentukan humus tanah yang bisa menjadi pembentuk tanah.

Jenis vegetasi yang ada di atas tanah, bisa mempengaruhi sifat-sifat yang dimiliki oleh tanah. Seperti contohnya, warna merah yang ditemukan di tanah hutan terbentuk dari jenis vegetasi hutan. Kemudian warna hitam yang ditemukan di tanah biasanya berasal dari jenis vegetasi rumput.

2.    Iklim

Kemudian, faktor pembentukan tanah yang kedua adalah iklim. Iklim bisa menjadi salah satu faktor yang bisa membentuk tanah karena di dalam iklim terdapat unsur-unsur yang bisa mempengaruhi pembentukan tanah. Unsur dari iklim yang bisa mempengaruhi tanah tersebut adalah suhu dan curah hujan.

Suhu akan memegang peranan penting dalam proses pelapukan yang terjadi untuk membentuk lapisan tanah. Sementara itu, curah hujan bisa mempengaruhi kekuatan erosi atau pengikisan yang terjadi di tanah serta proses pencucian tanah.

Pencucian tanah yang berlangsung cepat akan mengakibatkan tanah menjadi asam atau dengan kata lain meningkatkan pH yang dimiliki oleh tanah tersebut. Ketika tanah memiliki tingkat keasaman yang semakin rendah maka proses pembentukan tanah juga akan semakin cepat. Untuk itulah iklim bisa menjadi faktor pembentukan tanah yang sangat berperan penting.

3.    Bahan Induk

Faktor pembentukan tanah yang selanjutnya adalah bahan induk. Bahan induk tanah merupakan bahan utama pembentukan tanah atau yang berasal dari tanah tersebut. Bahan induk ini terdiri atas batuan vulkanik, batuan beku, batuan sedimen, serta batuan metamorf.

Jenis-jenis batuan tersebut akan perlahan-lahan hancur dan menjadi bahan induk, kemudian bahan induk tersebut akan mengalami pelapukkan dan kemudian menjadi tanah. Bahan induk juga bisa mempengaruhi sifat dari suatu tanah, terutama pada bagian sifat kimianya.

4.    Topografi atau Relief

Topografi atau  ketinggian tempat menjadi faktor pembentukan tanah selanjutnya. Topografi atau relief yang berada di suatu daerah bisa mempengaruhi faktor yang membentuk tanah. Hal ini dapat dijabarkan sebagai berikut :

a)    Tebal atau tipis lapisan tanah. Daerah yang memiliki topografi atau relief yang miring dan juga berbukit, akan memiliki lapisan tanah yang lebih tipis yang merupakan akibat dari erosi. Sementara itu, pada topografi datar maka lapisan tanah yang ada akan memiliki ketebalan yang lebih tinggi karena terjadi proses sedimentasi.

b)    Sisrem drainase atau pengairan. Daerah dengan topografi yang memiliki sistem drainase yang bruruk biasanya akan menyebabkan tanah yang berada di tempat tersebut juga akan menjadi cenderung lebih asam, hal ini dikarenakan daerah tersebut akan semakin sering untuk digenangi oleh air dan membuat tanahnya memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi.

5.    Waktu

Faktor pembentuk tanah yang terakhir adalah waktu. Waktu bisa menjadi faktor penting dalam pembentukan tanah karena waktu dapat menjadi pengaruh penting dalam sifat fisika, biologi serta kimia dari tanah yang akan terbentuk. Setiap tanah memiliki unsur tersendiri.

Umumnya, semakin tua usia dari tanah maka kandungan yang ada di dalam tanah tersebut juga akan berkurang. Selain itu, kandungan mineral yang terdapat didalam tanah juga perlahan bisa hilang.


Penulis: Kazou Media

0 komentar

Posting Komentar