Penjelasan Mengenai Tujuan Konservasi Tanah

Penjelasan Mengenai Tujuan Konservasi Tanah

Tanah merupakan suatu komponen yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Bahkan tidak hanya manusia, baik tumbuhan dan hewan pun menggantungkan dirinya pada peran dari tanah yang digunakan untuk tempat berpijak dan untuk tempat hidup. Namun, ternyata ada hal mengenai tanah yang jarang untuk diketahui oleh khalayak umum yaitu mengenai konservasi tanah dan tujuan konservasi tanah itu sendiri.

Untuk mengetahui tentang konservasi tanah dan apa tujuan dari konservasi tanah merupakan hal yang tergolong penting karena konservasi tanah akan sangat diperlukan dalam pemanfaatan tanah itu sendiri. Dan berikut ini merupakan ulasan lengkap mengenai konservasi tanah dan tujuan konservasi tanah tersebut.

Mengenal Konservasi Tanah

Jika kita lihat dari definisinya, konservasi tanah sendiri dapat diartikan sebagai sebuah usaha untuk menempatkan setiap bidang tanah pada penggunaan dan cara yang sesuai dengan kekuatan atau kemampuan tanah tersebut serta dalam waktu yang bersamaan memperlakukan tanah tersebut dengan syarat-syarat yang ada dengan tujuan konservasi tanah agar tidak terjadi kerusakan pada tanah.

Kemudian, jika dilihat dari tujuan konservasi tanah itu sendiri, konservasi tanah dapat diartikan sebagai sebuah rangkaian cara ataupun strategi yang dilakukan dengan cara mengatur dalam upaya untuk mencegah erosi yang terjadi pada tanah di permukaan bumi dari perubahan kimiawi ataupun perubahan biologi yang diakibatkan dari penggunaan obat-obatan berlebihan, salinisasi berlebihan, pengasaman yang berlebihan, ataupun akibat dari kontaminasi-kontaminasi lainnya.

Selain itu, jika dilihat dari tujuan konservasi tanah yang lain yaitu dari perspektif manfaat, konservasi tanah bisa diartikan sebagai bagaimana proses kita untuk menggunakan tanah atau daya pemanfaatan tanah sebagaimana agar tanah tersebut bisa memberikan manfaat yang optimal bagi kepentingan umat manusia untuk waktu jangka panjang dan juga berkelanjutan di masa depan.

Ada berbagai macam kegiatan konservasi tanah. Kegiatan konservasi tanah bisa meliputi pengendalian banjir, pengendalian erosi, usaha peningkatan daya guna lahan, pengaturan pemanfaatan air, peningkatan produksi dan pendapatan bagi petani termasuk dalam proses peningkatan peran masyarakat yang terpadu serta kegiatan pengamanannya.

Untuk mencapai tujuan konservasi tanah, umumnya kegiatan konservasi tanah sendiri mengutamakan untuk menggunakan metode yang bersifat mekanis atau yang lebih dikenal sebagai teknik sipil. Hal ini bisa dilihat dari contohnya pembuatan terassering , bangunan pengenali banjir, bangunan penahan sedimen atau pengikisan serta erosi dan lain-lain.

Selain itu, untuk mencapai tujuan konservasi tanahkita juga memerlukan seperangkat cara atau metode yang bisa digunakan untuk mencapai proses konservasi tanah. Tahapan atau langkah-langkah untuk melakukan kegiatan konservasi tanah akan meliputi beberapa hal berikut, yaitu kegiatan perencanaan, kegiatan pelaksanaan, kegiatan bimbingan teknis pelaksanaan, pemeliharaan, monitoring, dan yang terakhir adalah penyuluhan kepada masyarakat. 

Mengetahui Tujuan Konservasi Tanah

Setelah kita mengetahui bagaimana pentingnya peran dari tanah sebagai elemen dalam kehidupan kita, maka saatnya kita membahas mengenai tujuan konservasi tanah itu sendiri. Yang mana merupakan hal yang tidak bisa dipisahkan dari proses konservasi tanah terutama pada tahap akhir setelah pelaksanaan proses konservasi tanah itu sendiri.

Dan berikut ini merupakan beberapa tujuan konservasi tanah yang perlu untuk Anda ketahui:

1.   Menjamin Kelestarian Tanah Bagi Generasi Mendatang

Tujuan konservasi tanah yang pertama adalah untuk menjamin kelestarian tanah bagi generasi mendatang atau generasi yang akan datang. Hal ini dikarenakan jika tanah yang merupakan hal yang penting dan mendasar bagi hidup kita tidak dikelola dengan baik maka bukan tidak mungkin tanah akan menjadi suatu hal yang tidak bisa lagi ditemukan di masa depan.

2.   Memperbaiki Kondisi Tanah

Salah satu tujuan konservasi tanah yang terbilang cukup penting untuk keberlangsungan kehidupan manusia terutama bagi tumbuhan adalah untuk memperbaiki tanah atau yang dalam hal ini bisa diartikan sebagai proses rehabilitasi tanah.

Proses rehabilitiasi tanah atau proses memperbaiki tanah yang sudah rusak sebelumnya menjadi suatu hal yang penting karena kondisi tanah di suatu tempat atau daerah bisa saja sudah berada dalam kondisi yang buruk ataupun rusak sehingga tanah tersebut sudah tidak bisa dimanfaatkan oleh manusia ataupun menjadi tempat hidup bagi tumbuhan.

Jenis tanah yang sudah rusak semacam itu tentu saja menjadi suatu hal yang sangat disayangkan karena akan sangat mengurangi nilai manfaat dari tanah pada suatu daerah atau tempat tersebut.

Oleh karena itu, untuk memperbaiki atau mengembalikan kembali kondisi dan nilai manfaat dari tanah, maka tujuan konservasi tanah adalah salah satunya untuk melakukan perbaikan dari kondisi tanah itu sendiri agar bisa kembali berguna dan memiliki nilai manfaat yang cukup tinggi bagi manusia ataupun sebagai tempat hidup dari tumbuhan.

3.   Meningkatkan Produktivitas Tanah

Tanah salah satunya adalah berfungsi sebagai tempat tumbuhan hidup yang dalam hal ini akan dimanfaatkan oleh manusia dalam kegiatan pertanian ataupun perkebunan. Dan jika dimanfaatkan untuk keperluan pertanian dan perkebunan semacam itu, maka produktivitas dari tanah akan memegang suatu peranan yang sangat penting.

Produktivitas dari tanah bisa diartikan sebagai bagaimana suatu tanah tersebut dapat dimanfaatkan nilainya bagi kegiatan atau aktivitas manusia seperti pertanian ataupun perkebunan sebagai contohnya. Kadang, produktivias tanah di suatu tempat atau daerah bisa mengalami penurunan sehingga pemanfaatannya bisa menurun.

Dan tujuan konservasi tanah adalah salah satunya untuk meningkatkan atau mengembalikan produktivitas tanah ini. Sehingga tanah bisa mendapatkan produktivitasnya kembali dan memiliki nilai pemanfaatan lebih tinggi dari sebelumnya. Itulah beberapa informasi mengenai penjelasan konservasi tanah yang bisa Anda ketahui lebih dalam.


Penulis: Kazou Media

0 komentar

Posting Komentar