Tugas Utama Kegiatan Distribusi

Tugas Utama Kegiatan Distribusi

Distribusi adalah kegiatan ekonomi yang menjembatani antara kegiatan produksi dan kegiatan konsumsi. Pelaku kegiatan distribusi disebut sebagai distributor. Distributor ini bertindak sebagai penghubung antara produsen dengan konsumen. Barang dan jasa yang dihasilkan oleh produsen akan sampai ke tangan konsumen melalui peran dari distributor.

Contohnya jika kita ingin membeli sebuah buku, maka kamu tidak perlu membelinya dari perusahaan buku yang memproduksi buku tersebut. Melainkan dapat juga diperoleh di toko buku terdekat. Pemilik toko buku dalam contoh ini ialah bertindak sebagai distributor.

Jadi dalam hal ini, distribusi adalah kegiatan menyalurkan barang yang dihasilkan oleh produsen kepada konsumen.

Pada kenyataan, penyaluran barang dari produsen ke pada konsumen memang tidak selalu harus dengan melalui distributor. Konsumen bisa saja mendapatkan barang yang dibutuhkannya langsung dari produsen. Dalam hal ini produsen sekaligus bertindak sebagai distributor.

Pesatnya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang terjadi secara global, membuka peluang yang lebih luas bagi kegiatan distribusi. Kejelian distributor yang memanfaatkan kemajuan teknologi transportasi membuat jarak dari produsen dan konsumen menjadi semakin dekat walaupun antara keduanya dipisahkan oleh daratan dan lautan yang luas.

Contohnya, karena adanya kemajuaan dalam kegiatan distribusi, dengan mudah masyarakat Indonesia dapat menikmati alat-alat elektronik yang dibuat dari negara lain. Dan produsen kayu lapis dari Indonesia bisa menjual produknya ke luar negeri.

{|CATATAN| Adalah keliru jika Anda melewatkan 3 artikel terkait berikut ini:
1) Hubungan Antara Produksi, Distribusi dan Konsumsi
2) Empat Macam Faktor Produksi Secara Umum
3) Faktor yang Menentukan Pengeluaran Konsumsi}

Barang yang dihasilkan oleh produsen akan bermanfaat apabila barang tersebut bisa disalurkan. Seluruh kegiatan yang ditujukan untuk menyalurkan barang dan jasa dari produsen ke konsumen disebut dengan distribusi, atau saluran distribusi, terkadang juga disebut saluran perdagangan.

Dari definisi mengenai distribusi, bisa diketahui adanya beberapa unsur penting, antara lain yaitu:
1)    Tujuan dari saluran distribusi ialah untuk mencapai pasar-pasar tertentu. Jadi pasar merupakan tujuan akhir dari segala kegiatan saluran distribusi.
2)    Pelaku saluran distribusi adalah sekelompok lembaga yang ada diantara berbagai lembaga yang mengadakan kerjasama untuk mencapai suatu tujuan.
3)    Aktivitasnya yakni pemindahan barang dari produsen ke konsumen untuk menciptakan kegunaan bagi pasar.

Tugas Utama Kegiatan Distribusi

Tugas Utama Kegiatan Distribusi

Tugas utama kegiatan distribusi adalah menyalurkan barang dari produsen ke konsumen. Sementara tugas kegiatan distribusi lainnya antara lain yaitu:
1)    Melakukan pengumpulan dan penyebaran informasi melalui riset pemasaran tentang potensi konsumen, pesaing, dan kekuatan lainnya dalam lingkungan pemasaran.
2)    Melakukan komunikasi mengenai minat membeli oleh anggota saluran distribusi ke produsen.
3)    Melakukan pengembangan dan penyebaran komunikasi mengenai penawaran barang atau jasa.
4)    Melakukan usaha untuk mencapai persetujuan akhir mengenai harga dan hal-hal lain sehubungan dengan penawaran.

Sistem Distribusi

Penyaluran barang dan jasa dari produsen ke konsumen bisa dilakukan dengan berbagai-macam cara. Bisa dengan cara langsung dari produsen ke konsumen, bisa juga dengan melewati para perantara dan para pedagang. Dalam hal ini sistem distribusi dibedakan menjadi dua macam:

1)   Distribusi Langsung
Dalam sistem distribusi langsung, hasil produksi akan disalurkan langsung oleh produsen kepada konsumen, tanpa adanya perantara. Dalam artian, para produsen menjual hasil produksinya langsung kepada konsumen.

2)   Distribusi Tidak Langsung
Dalam sistem distribusi tidak langsung, hasil produksi tidak langsung disalurkan oleh produsen ke konsumen, malainkan melalui para penyalur terlebih dahulu.

Saluran distribusi ialah lembaga maupun individu yang menjalankan kegiatan khusus di bidang distribusi. Pelaku distribusi yang disebutkan di atas, yaitu pedagang besar, agen, pengecer dan distributor industri jika pasarnya industri.

Distributor memegang peranan penting dalam kaitannya dengan stabilisasi harga. Kelancaran barang yang sampai ke pasar atau konsumen diharapkan bisa dilakukan oleh para distributor. Apabila barang yang didistribusikan mengalami hambatan, baik disengaja ataupun tidak, maka dampak yang ditimbulkan ialah terjadinya kelangkaan atau tidak tersedianya barang di pasar dan akan mengakibatkan kenaikan harga barang.

0 komentar

Posting Komentar