Langkah Penanganan Gempa Bumi

Langkah Penanganan Gempa Bumi

Gempa bumi nampaknya menjadi trending topic akhir-akhir ini dengan dibarenginya bencana alam tsunami yang sangat mengerikan. Banyak nyawa yang melayang dan pastinya banyak pula kerugian  yang harus ditanggung atas semua kehilangan tersebut. Menanggapi adanya fenomena alam semacam ini, siapa sangka jika penanganan gempa bumi ternyata  bisa dilakukan untuk kemudian meminimalisir kerugian yang ada sekaligus nyawa yang melayang.

Sekilas tentang gempa bumi, dikatakan bahwa fenomena ala mini memang berada di luar kendali manusia, karena semua terjadi atas pergeseran dua lempeng yang  ada di dalam bumi sehingga menyebabkan getaran yang sangat hebat. Pada beberapa titik yang dekat dengan samudra ataupun lautan, proses pergeseran semacam ini bisa menyebabkan adanya tsunami. Melihat kondisi semacam ini, maka penanganan gempa bumi sudah memang harus dilakukan.

Disebutkan bahwa menurut beberapa penelitian, setidaknya ada beberapa patahan aktif atau yang lebih dikenal dengan sesar di Indonesia, seperti sesar Palu-Koro yang ada di Sulawesi, sesar Sumatra, sesar geser Sorong, sesar naik Wetar dan juga sesar naik Flores. Karena semua sesar tersebut sangatlah aktif, maka potensi gempa bisa mencapai 5,5 skala richter sehingga penanganan gempa bumi memang perlu dilakukan.

Langkah Penanganan Gempa Bumi

Langkah Penanganan Bencana Gempa Bumi yang Harus Dilakukan

Sekalipun fenomena alam seperti gempa bumi dianggap sebagai suatu hal yang berada di luar jangkauan manusia, sebagai manusia kita juga dituntut untuk melakukan penanganan gempa bumi agar korban jiwa dan kerugian bisa diminimalisir. Untuk melakukannya, ada beberapa cara yang bisa diterapkan dan berikut ini beberapa  penanganan yang perlu dilakukan.

{|CATATAN| Jangan lewatkan rekomendasi artikel terkait berikut ini:
1) Penjelasan Singkat Proses Terjadinya Gempa Bumi 
2) Penyebab Terjadinya Gempa Bumi 
3) Dampak Gempa Bumi Secara Umum 
4) Jenis-Jenis Gempa Bumi dan Faktor Penyebabnya}
 

1.   Kenali Area yang Anda Tempati

Salah satu penanganan gempa bumi yang bisa Anda lakukan adalah dengan mencoba untuk mengetahui area yang ditempati. Dalam hal ini, Anda harus mengetahui lebih dalam kaitannya dengan bagaimana kondisi tempat tinggal tersebut, apakah dekat dengan pantai ataupun tidak, konstruksi dari tanah, kondisi alam hingga area untuk dijadikan tempat evakuasi.

2.   Jangan Menumpuk Benda yang Berat

Dalam penanganan gempa bumi sebelum terjadi bencana tersebut, maka sangat penting untuk mencoba menumpuk benda-benda yang berat di atas lantai. Sangat tidak disarankan untuk menumpuknya di atas tempat tertentu sebab yang demikian ini sangat berpotensi menyebabkan benda tersebut jatuh sehingga menimpa Anda jika gempa memang benar-benar terjadi.

3.   Jangan Biarkan Instalasi Mengalami Gangguan

Saat Anda melakukan penanganan gempa bumi sebelum fenomena alam tersebut benar-benar terjadi, maka Anda sangat disarankan untuk mencoba selalu memperbaiki jaringan listrik di rumah. Tindakan yang demikian akan memperkecil resiko kejut listrik ketika permasalahan gempa bumi ini benar-benar terjadi di kemudian hari. Tindakan perbaikan instalasi bisa dilakukan dengan memeriksa sambungan pada kabel listrik.

4.   Segera Keluar Ruangan Saat Gempa Terjadi

Untuk penanganan gempa bumi yang selanjutnya pada saat fenomena ala mini berlangsung adalah dengan memilih lokasi yang aman dan pastinya jauh dari berbagai bangunan yang tinggi. Pasalnya, gempa sangat berpotensi menyebabkan sebuah bangunan mengalami keruntuhan. Jika Anda tidak melakukannya, maka bisa jadi Anda tidak akan selamat dari adanya fenomena alam tersebut.

5.   Jauhi Area Pantai

Ketika bencana gempa bumi ini terjadi, maka penanganan gempa bumi yang lain adalah bahwa Anda juga disarankan untuk menjauhi wilayah pantai mengingat hal ini sangat berpotensi menyebabkan adanya tsunami. Mengapa demikian? Karena getaran gempa yang ada bisa jadi berasal dari dalam samudra dan yang demikian ini akan membuat air laut meluap sehingga peluang terjadinya tsunami sangatlah besar.

6.   Jangan Prioritaskan Membawa Barang

Saat terjadi gempa bumi, untuk menyelamatkan dari banyaknya korban jiwa, maka dalam penanganan gempa bumi Anda disarankan untuk tidak terlalu menomersatukan barang bawaan. Yang perlu Anda lakukan adalah memastikan bahwa diri Anda dan keluarga dalam wilayah yang aman dari runtuhan sekaligus tsunami. Untuk barang masih bisa Anda cari yang penting nyawa Anda dan keluarga, pastikan Anda selamat dari bencana tersebut.

7.   Periksa Semua Anggota Keluarga Apakah Masih Lengkap atau Tidak

Jika Anda tidak  sempat bersama pada saat fenomena alam yang satu ini terjadi, maka yang harus Anda lakukan setelah mengalami gempa bumi yang sangat mencengangkan ini, penanganan gempa bumi yang bisa dilakukan adalah dengan mencoba menemukan anggota keluarga Anda. Pastikan keluarga Anda dalam kondisi baik-baik saja dan jika mengalami luka, pastikan untuk memberikannya pertolongan pertama sesegera mungkin.

8.   Bantulah Orang di Sekitar Anda

Jika Anda sudah memastikan keluarga Anda dalam keadaan baik-baik saja, maka penanganan gempa bumi yang selanjutnya Anda lakukan adalah dengan memberikan pertolongan kepada orang lain yang memang sangat membutuhkan. Tentu saja cara yang demikian ini akan sangat membantu orang lain dalam meringankan beban penderitaan pasca gempa bumi. Kalau perlu, Anda bisa mendata siapa saja yang dipastikan hilang dalam bencana tersebut juga.

9.   Hubungi Pihak yang Berwenang

Tidak bisa dipungkiri lagi jika setelah terjadi bencana alam gempa bumi akan ada pasukan satgas yang membantu dalam  menangani korban bencana tersebut. Kaitannya dengan penanganan gempa bumi, Anda bisa menghubungi pihak satgas yang akan membantu dalam menangani semua korban hilang ataupun hal lainnya.

Jadi, ada beberapa penanganan gempa bumi yang bisa Anda lakukan mulai dari sebelum, saat dan setelah bencana tersebut terjadi. Mengetahui penanganan tersebut sangat penting bagi Anda mengingat Anda harus menyelamatkan banyak jiwa termasuk diri Anda sendiri dan keluarga. Dengan cara ini, maka Anda akan berada pada kondisi yang aman dan jauh dari resiko yang parah atas terjadinya gempa bumi.


Penulis: Kazou Media

0 komentar

Posting Komentar